المقالة
6 Agustus 2026
337 Kali Dibaca
1 Sedang Membaca
لحظة تأمل عن مدى قيمة الأوقات
Sekilas renungan tentang seberapa besar nilai waktu
ق
بواسطةقسم البحوث والدراسات اللغوية (Redaksi)في ٦ أغسطس ٢٠٢٦ (6 Agustus 2026)
لحظة تأمل عن مدى قيمة الأوقاتSekilas renungan tentang seberapa besar nilai waktu

ملخص الذكاء الاصطناعي (Ringkasan Cerdas AI)

تحقيق الفاكت (Cek Fakta QismulBuhuts)

محققة وصحيحة (Terverifikasi Benar)

Berdasarkan penelusuran fakta dan dokumen resmi redaksi, pernyataan/informasi ini terbukti BENAR.

ق
محرر المادة (Penulis & Peneliti Naskah)

قسم البحوث والدراسات اللغوية (QismulBuhuts Al-Lughawiyyah)

هيئة التحرير (Profil Redaksi)

Artikel ini disusun, disunting, dan diverifikasi keabsahan literaturnya secara langsung oleh jajaran peneliti dan dewan redaksi قسم البحوث والدراسات اللغوية.

+150 Artikel Penelitianredaksi@qismulbuhuts.my.id
⏱️ Waktu baca: 0 Menit
Bagikan:

لحظة تأمل عن مدى قيمة الأوقات

لا يخفى عند الجميع أن الطلاب في العصر الراهن يختلف تمامًا عن الطلاب في العصر السابق من ناحية الهمة في طلب العلم. وهذا المنظر من جراء جهل الطالب بما يسمى بـ"التنظيم الأوقات" حتى تمر عليه أوقاته الممتدة منذ طلوع الفجر إلى غروب الشمس سدىً علاوة على ذلك أنهم لا يعتنوا بمراجعة الدروس وعدم المبالاة والاهتمام في أنشطته اليومية. وكذلك مع الأسف الشديد أن الطلاب كثيرًا ما يتاخرون في الحضور إلى دوامهم الدراسي وهذا إن دل على شيء فإنما يدل على أنهم لا يبالون بأوقاتهم النفيسة, فهذه هي الظاهرة العامة السائدة أمامنا اليوم.

ومما يسترعي الانتباه, يخيل للبعض أن الوصول إلى النجاح هو بمجرد التعلم والحصول على شهادة فحسب. وهذا القول مجانبا عن الصواب فلا غرو كثير منهم أنهم جلسوا في المدرسة منذ زمن طويل ولكن المجتمع لايستفيدون منه شيئا.

فمفتاح العلاج لهذه المشكلة هي بأن يقسم الطالب أوقاته إلى ما ينفعه ويجعل شعاره دائما أن يسأل نفسه : ماذا عملت في وقت فراغك؟

فينبغي للسالك والمريد أن يكون طالبا للمزيد ولذا قيل : "من لم يكن في زيادة فهو في نقصان, ومن استوى يومه فهو مغبون". والمراد بـ"الزيادة" هنا زيادة العلم والعمل. ومن هنا نفهم مدى أهمية تنظيم الأوقات سيما وقد بين الشيخ سامح بن جمال صالح الكهالي عن ذلك في حلقته حيث قال : "من حفظ الأوقات سلم من الآفات" على حد التعبير الإمام فخر الوجود الحبيب أبو بكر بن سالم. لذلك لزامًا على كل الطالب من يريد أن يذوق حلاوة النجاح أن يرتب أوقاته حتى لا تخلو دقيقة من دقائقه إلا وملأها بزيادة العلم والمعرفة والأعمال الخيرية حتى نالوا ما نالوا من الأمنيات في المستقبل. فقليل من الزمن يخصص كل يوم لشيء معين قد يغير مجرى الحياة ويجعلها أفضل مما يظن وأرقى مما يتخيل.

جملة الكلام أوصي كافة الإخوان ألا تضيعوا أوقات شبابكم, كما قال الحبيب عبد الله بن حسين بن طاهر في قصيدته :

إياكم أن تهملوا أوقاتكم

فتندموا يوما على ما فاتكم

وإنما غنيمة الإنسان

شبابه والخسر في التواني.

وكذا قال سيدنا علي كرم الله وجهه : "الوقت كالسيف إن لم تقطعه قطعك."

Sejenak Merenungi Betapa Berharganya Waktu

Bukan rahasia lagi bagi kita semua bahwa para pelajar di era sekarang sangat berbeda dengan pelajar di era sebelumnya, khususnya dalam hal semangat menuntut ilmu. Fenomena ini terjadi akibat ketidaktahuan pelajar akan apa yang disebut dengan "manajemen waktu". Akibatnya, waktu mereka yang terbentang dari terbit fajar hingga terbenam matahari berlalu dengan sia-sia.

Selain itu, mereka sering kali tidak peduli untuk mengulang pelajaran, serta bersikap acuh tak acuh terhadap aktivitas harian mereka. Sangat disayangkan pula, para pelajar sering kali terlambat hadir ke sekolah. Jika hal ini menunjukkan sesuatu, maka itu adalah bukti bahwa mereka tidak memedulikan waktu mereka yang sangat berharga. Inilah fenomena umum yang mendominasi di hadapan kita saat ini.

Kesuksesan Bukan Sekadar Ijazah

Hal lain yang patut menjadi perhatian adalah adanya anggapan bagi sebagian orang bahwa mencapai kesuksesan hanyalah sekadar belajar dan mendapatkan ijazah semata. Pendapat ini jauh dari kebenaran. Maka tidak heran jika banyak dari mereka yang telah duduk di bangku sekolah dalam waktu yang lama, namun masyarakat tidak mendapatkan manfaat sedikit pun dari mereka.

Kunci penyelesaian masalah ini adalah pelajar harus membagi waktunya untuk hal-hal yang bermanfaat baginya, dan selalu menjadikan ini sebagai prinsip hidupnya dengan bertanya pada diri sendiri:

"Apa yang telah aku lakukan di waktu luangku?"

Pentingnya Peningkatan Diri (Ziyadah)

Seyogianya bagi seorang pencari ilmu (salik/murid) untuk selalu mencari tambahan kebaikan. Oleh karena itu dikatakan:

"Barangsiapa yang tidak mengalami peningkatkan, maka ia berada dalam kerugian, dan barangsiapa yang harinya sama saja (dengan hari kemarin), maka ia adalah orang yang tertipu."

Yang dimaksud dengan "peningkatan" di sini adalah bertambahnya ilmu dan amal. Dari sini kita memahami betapa pentingnya mengatur waktu, terlebih Syaikh Sameh bin Jamal Shalih Al-Kahali telah menjelaskannya dalam majelisnya, di mana beliau berkata: "Barangsiapa yang menjaga waktunya, niscaya ia akan selamat dari berbagai petaka", senada dengan ungkapan Imam Fakhrul Wujud, Habib Abu Bakar bin Salim.

Oleh karena itu, wajib bagi setiap pelajar yang ingin mencicipi manisnya kesuksesan untuk mengatur waktunya. Jangan sampai ada satu menit pun yang terlewat melainkan diisinya dengan menambah ilmu, pengetahuan, dan amal kebaikan, hingga mereka meraih apa yang dicita-citakan di masa depan.

Ingatlah: Sedikit waktu yang dikhususkan setiap harinya untuk suatu hal tertentu, niscaya dapat mengubah jalan hidup dan menjadikannya lebih baik dari yang disangka serta lebih mulia dari yang dibayangkan.

Nasihat Penutup

Kesimpulannya, saya berpesan kepada seluruh saudara sekalian agar tidak menyia-nyiakan masa muda kalian, sebagaimana syair dari Habib Abdullah bin Husein bin Tahir dalam qasidahnya:

Jangan sekali-kali kalian menelantarkan waktu kalian, Sehingga kelak kalian menyesali apa yang telah terlewatkan. Sesungguhnya harta rampasan (keuntungan terbesar) manusia, Adalah masa mudanya, dan kerugian terletak pada kelalaian.

Begitu pula pesona hikmah yang diucapkan oleh Sayyidina Ali karramallahu wajhah:

"Waktu itu ibarat pedang, jika engkau tidak memotongnya (memanfaatkannya), maka ia yang akan memotongmu."

Hubungi Kami

Punya pertanyaan atau ingin berlangganan majalah eksklusif? Hubungi tim admin QismulBuhuts melalui WhatsApp.

+62 851-1366-7833

Kamus Mufradat

IndonesiaInggrisArab
Momen perenungan / Sejenak merenungA moment of reflection / Ponderingلَحْظَة تَأَمُّل
Bukan rahasia lagi / Tidak tersembunyiIt is no secret / Well knownلاَ يَخْفَى
Era sekarang / Masa kiniThe current era / Modern timesالعَصْر الرَّاهِن
Akibat / KarenaAs a result of / Due toجَرَّاء
Ketidakpedulian / Acuh tak acuhIndifference / Apathyعَدَم المُبَالاَة
Menarik perhatian / Patut menjadi perhatianDraws attention / Noteworthyيَسْتَرْعِي الاِنْتِبَاه
Jalan hidup / Aliran kehidupanCourse of life / Life pathمَجْرَى الحَيَاة

التعليقات (Komentar Pembaca)0

أضف تعليقك (Tinggalkan Komentar)

جاري تحميل التعليقات (Memuat komentar)...
Assalamu'alaikum, butuh bantuan? 👋